Unit Reskrim Narkoba Polres Majalengka Kembali Ungkap Kasus Penyalahgunaan Sediaan Farmasi

  • Bagikan

POLRES MAJALENGKA – Satuan Reskrim Narkoba Polres Majalengka Berhasil kembali
Pengungkapan perkara  tindak pidana penyalahgunaan sediaan farmasi / Penyalahgunaan obat berbahaya, Selasa Kemarin, (15/8/2017).

Saat ini hari Jumat (18/8/2017) menangani tersangka perkara  tindak pidana penyalahgunaan sediaan farmasi / Penyalahgunaan obat berbahaya Nama Inisial KK bin MS, laki-laki, Majalengka, 12 nopember 1998. Islam, swasta, alamat blok cikonde Rt 03/03, Desa Sukaraja Kulon, Kec Jatiwangi Kabupaten Majalengka.

Barang bukti yang di amankan berupa 148 butir obat jenis tramadol, 1 buah handpone merk oppo joy plus warna putih dan uang tunai sebesar rp. 200.000,- serta di tempat kejadian di blok cikonde, Rt 03/03, Desa Sukaraja Kulon, Kecamatan Jatiwangi, Kab Majalengka.

Kapolres Majalengka Akbp Mada Roostanto,SE,MH melalui Kasat Narkoba Akp Darli, S.Sos menjelaskan dengan kronologis kejadian pada hari selasa
tanggal 15 agustus 2017. Sekitar jam 01.30 wib, di blok cikonde rt 03/03, desa sukaraja kulon, kec. Jatiwangi, kab. Majalengka. diduga telah terjadi tindak pidana penyalahgunaan sediaan farmasi / lahgun obat berbahaya jenis Pil tramadol.

Penyalahgunaan sedian farmasi penyalahgunaan Obat berbahaya yang diduga dilakukan oleh Sdr. KK dengan cara telah tertangkap tangan kedapatan  menyimpan, serta mengedarkan tanpa keahlian Pil/ obat berbahaya jenis tramadol dg jumlah sebanyak 148, dimana tersangka mendapatkan obat/ pil berbahaya tersebut di dapat dg cara membeli dari seorang laki-laki an. BS (DPO) yang berada di wilayah cirebon,
dengan cara membeli langsung / bertransaksi ditempat yg sdh disepakati.

Dengan adanya kejadian tersebut tersangka berikut dengan barang bukti diamankan ke kantor Polres majalengka guna pemeriksaan lebih lanjut dan dilakukan Cek urin tersangja di labkesda, melakukan upaya proses pengembangan ke asal barang bukti didapatkan serta tersangka di acam Pasal 196 jo Pasal 98 Ayat (2), UU rmRI no. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan minimal dengan hukum penjara 5 (Lima tahun) penjara.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *