Polres Majalengka.Kepolisian Sektor (Polsek) Cigasong Polres majalengka kembali gelar pasar sayur cuma-cuma atau “Selasa Ceria Belanja Cuma Cuma” bagi warga miskin dan mereka yang terdampak Covid-19 hingga mengalami kesulitan ekonomi, Selasa (15/12/2020).

Sayuran dan sembako yang dijajakan di kendaraan patroli kepolisian ini terdiri dari  beras, ikan air tawar, ikan asin, minyak goreng, telur, terong, bawang, kentang, wortel, labu, kentang, kol, daun bawang, serta bumbu masak kemasan dan  sebagainya.

Barang-barang tersebut dikemas dengan plastik putih, sebagian di jajakan dengan cara digantung layaknya pedagang sayur keliling, sebagian di gelar di atas kendaraan dengan alas plastik guna memudahkan masyarakat berbelanja atau mengambil barang.

Kendaraan berkeliling mulai pukul 08.30 WIB setelah anggota kepolisian selesai mengemas barang yang diperoleh dari donatur serta hasil pengumpulan dari sejumlah anggota dan dari kebun milik Polsek Cigasong serta dari Muspika Kecamatan Cigasong.

Kapolsek Cigasong AKP Atik Suswati turut berkeliling memasarkan aneka sayuran Selasa Ceria Belanja Cuma Cuma ke desa-desa, yang pada pekan ini giliran Desa Karayunan yang dikunjungi.

Ketika kendaraan berhenti, staf anggota kepolisian segera menginformasikan kepada masyarakat  adanya warung ceria belanja gratis tersebut melalui pengeras suara. Setelah masyarakat di satu titik terlayani, beralih ke titik lainnya hingga belajaan habis di tempat lain.

“Kegiatan ini akan terus berlangsung hingga nanti . Mudah-mudahan donatur selalu ada dan bersedia menyumbang untuk  mereka yang butuh bantuan,” tuturnya.

Dia mengemukakan,   di masa pandemi selain menyediakan belanja gratis, Polsek Cigasong terus melakukan beragam upaya sosialisasi pencegahan Covid-19 ke masyarakat hingga meningkatnya kesadaran, kepatuhan dan tegaknya prokes di wilayahnya.

“Kami ingin masyarakat ini paham dan berupaya mempersempit peluang  yang dapat berpotensi bisa menularkan atau tertular Covid-19,” ujarnya.

Menurutnya, dengan program ini juga dapat meminimalisir terjadinya penularan Covid-19. Karena pihaknya datang ke desa dan kelurahan untuk memberikan sembako. Sehingga peluang untuk terjadinya kontak dengan masyarakat luar, yang bisa menjadikan potensi penularan Covid-19  dapat terbatasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here