Kegiatan Belajar Mengajar Tatap Muka Terbatas, Kapolsek Cikijing Cek Kesiapan Sekolah

  • Bagikan

Polres Majalengka, Untuk memastikan proses Kegiatan Belajar Mengajar Tatap Muka Terbatas di SDN 2 Sukamukti Kecamatan Cikijing Kabupaten Majalengka berjalan aman, Kapolsek Cikijing bersama anggota Polsek Cikijing cek kesiapan sekolah, Kamis (09/09/2021).

Kapolsek Cikijing Kompol Toto Sumarto, menjelaskan peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan sekolah dalam rangka pelaksanaan pembelajaran tatap muka secara terbatas. Hal ini tentunya untuk menghindari penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah yang mana pihak sekolah sudah mengajukan permohonan pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar Tatap Muka Terbatas mulai hari Rabu tanggal 1 September 2021.

Pihak sekolah, kata dia melalui guru kelas sebelum memulai pembelajaran harus menyosialisasikan pada para siswa akan pentingnya menjaga kesehatan dengan gerakan masyarakat sehat dan membiasakan diri memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Kapolsek Cikijing Kompol Toto Sumarto, mengatakan tetap patuhi protokol kesehatan dalam rangka pencegahan penyebaran covid-19 dimulai dengan membiasakan diri di lingkungan sekolah.

Kepala Sekolah SDN 2 Sukamukti Kecamatan Cikijing mengatakan sekolah sudah merapatkan dan meminta persetujuan orang tua siswa. Selain itu sekolah sudah mempersiapkan dan memenuhi hal-hal yang diwajibkan Tentang Kegiatan Belajar Mengajar Tatap Muka Terbatas. Sekolah juga telah membagikan masker kepada siswa dan telah membentuk tim gugus tugas kewaspadaan Covid-19.

Pembelajaran di kelas dilakukan maksimal jumlah siswa 15 per kelas dengan jarak duduk satu meter. masuk pukul 07.00 wib dan pulang pukul 09.00 wib.

“Tentunya sebelum pelaksanaan pembelajaran akan dilakukan dulu penyemprotan cairan disinfektan agar terhindar dari virus tersebut,” ungkapnya.

Pihak UPT dinas Pendidikan mengatakan Pihaknya menyakini Covid-19 akan jauh dan tidak akan berani menyentuh peserta didik, Ketika semua protokol kesehatan diterapkan saya yakin semua akan sehat dan jauh dari namanya Covid-19. Kita juga berdo’a dan berharap agar musibah ini cepat usai.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *